Amperansyah Kembali Pimpin Pemuda Pancasila Tanah Laut, Pembuatan KTA Jadi Atensi

TANAH LAUT – Amperansyah kembali terpilih sebagai Ketua Majelis Pimpinan Cabang Pemuda Pancasila (MPC PP) Kabupaten Tanah Laut (Tala) pada Musyawarah Cabang (Muscab) VIII periode 2023-2027, Minggu (29/10).

Diketahui, jabatan tersebut merupakan kali ketiga diamanatkan kepada dirinya atau untuk memimpin MPC PP Kabupaten Tala.

Setelah terpilih, Amperansyah mengatakan, dalam waktu dekat akan menjalankan amanat sesuai dari arahan Ketua Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) PP Provinsi Kalsel, Hasnuryadi Sulaiman untuk melanjutkan program yang sudah ada. Termasuk pembuatan Kartu Tanda Anggota (KTA).

“Sesuai dengan arahan ketua, rencana kami targetnya adalah mengejar ketertinggalan dari KTA yang ada,” katanya kepada awak media.

Adapun mengenai program – program yang lain, dirinya bersama anggota lain juga berkomitmen akan terus menjalankannya.

“Meskipun masih ada beberapa kekurangan,” tambahnya.

Selain itu, strategi pihaknya untuk mencapai target KTA sebanyak 3000 itu, dengan memanfaatkan peluang dari antusias pengurus baru yang membawa beberapa orang ingin bergabung.

“Bahkan, dari mereka sudah ada 200 orang yang menawarkan diri ingin bergabung,” ujarnya.

“Mudah – mudahan dalam waktu dekat ini, target – target yang diharapkan MPW tadi dapat kami realisasikan,” ucapnya.

Muscab VIII PP Kabupaten Tala ini dihadiri langsung Ketua MPW Kalsel Hasnuryadi Sulaiman dan Sekretaris Adi Kartika bersama pengurus yang lain.

Serta turut dihadiri, Ahmad Riduan selaku Wakil Sekjen Bidang Organisasi MPN PP.

Ketua MPW Kalsel Hasnuryadi Sulaiman diakhiri Muscab berpesan kepada Ketua terpilih untuk periode ketiga ini bisa lebih baik lagi dari dua periode sebelumnya.

“Tentunya saya berpesan selain konsolidasi organisasi kita berharap juga KTA akan diperbanyak sehingga bisa melaksanakan bersama masyarakat program-program yang bermanfaat untuk masyarakat Tala,” tuturnya.

Hal tersebut diutarakan, Hasnur sapaan akrabnya dikarenakan pihaknya diberikan target oleh pengurus pusat agar masing masing MPW PP bisa menambah jumlah KTA sesuai jumlah penduduknya.

“Minimal 56 ribu jumlah KTA di Provinsi Kalsel, yang kemudian dibagi lagi lengkap 13 kabupaten/kota,” imbuhnya.

Lebih lanjut, terkait biaya pembuatan KTA itu, akan ditanggung oleh pihak MPW secara pribadi.

“Ketua MPC PP dan jajarannya hanya mencarikan datanya saja,” tutupnya.

(RIL/ABD)