Anggota JCH Tertua Embarkasi Banjarmasin Diterbangkan ke Arab Saudi

NAIK HAJI: Anggota JCH tertua Embarkasi Banjarmasin telah diterbangkan ke Arab Saudi.(Foto: Kemenag Kalsel)

BANJARBARU – Tertua asal Kalimantan Selatan Aslamiyah Maseh Uspa berangkat bersama kelompok terbang (Kloter) 11 Embarkasi Banjarmasin, Minggu (26/5/2024) malam.

Wanita yang telah berusia 90 tahun lebih tersebut masih terlihat bugar dan masih mampu berjalan dengan tegak, namun tetap direkomendasikan tim Kesehatan tetap memakai kursi roda untuk menghindari kelelahan.

Bacaan Lainnya

Nenek Aslamiyah menceritakan sewaktu muda pekerjaannya bertani dan berkebun. Namun kini dia sudah tidak bekerja lagi dan merutinkan bershalawat setiap waktu, khususnya setelah shalat. “Tidak ada yang bisa menolong kecuali Allah,” ucap wanita yang telah melahirkan delapan orang anak tersebut.

Meski berangkat seorang diri diusianya yang sudah tergolong lansia tersebut, nenek Aslamiyah meyakini tidak ada yang tidak mungkin jika Allah sudah berkehendak, termasuk dengan anak-anaknya yang belum bisa mendampingi dirinya karena belum mendapatkan panggilan untuk berhaji. “Kalau waktunya belum tiba, kita bisa apa,” ujarnya.

Ditinggal sang ibu sejak berusia kurang lebih 6 tahun, Nenek Aslamiyah terbiasa hidup dengan penuh perjuangan dan meski hanya sempat mengenyam Pendidikan formal sebentar Nenek Aslamiyah mampu mengantarkan mendidik kedelapan anaknya untuk kehidupan yang lebih baik hingga mampu memberangkatkan dirinya untuk berhaji.

Aslamiyah Maseh Uspa berangkat bersama Jamaah Haji Kloter BDJ 11 bersama 294 orang daro Kabupaten Tanah Laut, Banjar 13 orang, Barito Kuala 5 orang dan Banjarmasin 3 orang dengan jumlah keseluruhan 315 orang dan 5 petugas yang menyertai.

Sebanyak 320 orang JCH Kloter BDJ 11 diterbangkan dari Bandara Syamsudin Noor pada 26 Mei 2024 pukul 22.10 Wita dengan menggunakan pesawat Airbus 340 Garuda Indonesia dan direncanakan mendarat di King Abdul Aziz International Airport Jeddah pada 27 Mei 2024 pukul 06.25 WAS.

(Andi)

Pos terkait