Banjarmasin Dominasi Hari Pertama Renang Peparprov V 2025, Panen 6 Emas di Tirta Kencana

Foto : Atlet para-renang bersaing di Pekan Paralimpik Provinsi (Peparprov) Kalsel. (ist/amnesia.id)

PELAIHARI – Kota Banjarmasin tampil sebagai kekuatan dominan pada hari pertama cabang olahraga para renang Pekan Paralympic Provinsi (Peparprov) V Kalimantan Selatan 2025 yang digelar di Kolam Renang Tirta Kencana, Pelaihari, Jumat (21/11/2025).

Mereka sukses memborong 6 medali emas, 5 perak, dan 2 perunggu. Di posisi kedua klasemen sementara, Tabalong mengoleksi 3 emas dan 1 perunggu, disusul Balangan dengan 2 emas, 1 perak, dan 2 perunggu.

Persaingan terlihat ketat di papan tengah, dengan Tanah Laut, Hulu Sungai Utara, dan Banjar juga ikut mencatatkan kemenangan penting di sejumlah nomor.

Sejumlah atlet tampil impresif dengan catatan waktu memukau. Dari nomor 400 meter gaya bebas S9 putra, Rahmat Rizali (Balangan) tampil tak terbendung dengan waktu 06.55.02, memastikan emas dengan gaya dominan.

Banjarmasin sendiri menunjukkan superioritas lewat beberapa perenangnya, di antaranya:
Mahdian Saputra – emas 400 m gaya bebas S10 putra (06.41.42).
Arie Ramadhani – emas 100 m gaya dada S8 putra (02.02.39).
Muhammad Rizki – emas 100 m gaya dada S9 putra (01.38.72).
Maulidah – emas 50 m gaya kupu S10 putra (00.41.57).

Sementara itu, atlet muda Tanah Laut Muhammad Al Amin juga mencuri perhatian publik tuan rumah setelah menyabet emas di 100 meter gaya dada S5 putra dengan waktu 02.04.30 serta kembali berjaya di nomor 50 meter gaya dada S5 putra.

Sejumlah laga berlangsung sengit, salah satunya di nomor 100 meter gaya dada S9 putra, Muhammad Rizki (Banjarmasin) hanya unggul tipis dari M. Faturrahman Ridha (HSS) dengan selisih waktu yang sangat tipis, menciptakan atmosfer tegang di arena.

Foto : Ketua NPCI Kalsel, Sumansyah (kanan) saat Upacara Penghargaan Pemenang. (ist/amnesia.id)

Hari pertama Peparprov V cabang para renang ini menjadi sinyal keras bahwa perebutan gelar juara umum bakal berlangsung panas. Dengan masih banyak nomor tersisa hingga 25 November 2025, dominasi Banjarmasin masih bisa digoyang, namun untuk saat ini, mereka berdiri kokoh di puncak kejayaan.