Diduga Suara Digembosi, Caleg Banjarmasin Timur Laporkan ke Bawaslu

Foto : Ilustrasi (net)

BANJARMASIN – Hingga H+3  pencoblosan pemilu 2024, satu calon legislatif (Caleg) di Banjarmasin Timur dari Partai Gerindra nomor urut 2 Husaini, merasa dirugikan lantaran perolehan suaranya dikurangi dan digeser ke caleg lain.

Suaranya berkurang dan tidak sesuai dengan C salinan yang diterima dengan C hasil. Sehingga diduga ada pelanggaran dari petugas TPS.

Atas dugaan itu, pihaknya langsung melaporkannya dengan membawa sejumlah bukti ke kantor Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Banjarmasin, Sabtu (17/2).

“Melaporkan ada temuan kejadian di dua TPS, yakni TPS 11 dan TPS 24, kelurahan sungai lulut,” ujar Husaini kepada amnesia.id setelah melapor.

Menurutnya, dari informasi saksi dan timnya di lapangan, di TPS 11 dirinya mendapat 14 suara sementara caleg lain hanya 1 suara.

“Namun begitu terima C hasil yang dibagikan KPPS nilainya berubah yang semula suara saya 14 berubah jadi 4, sementara caleg lain itu berubah jadi 11, jadi 10 suara itu berpindah ke caleg lain,” tekannya.

Adanya indikasi itu awal mula ditemukan pihaknya Kamis malam, hingga akhirnya ada ditemukan dengan pola yang sama di TPS lain.

“TPS 24 saya mendapat 12 suara, caleg lainnya ada 2 suara namun C hasil yang diterima tiba-tiba suara saya berubah menjadi 2 caleg lain berubah jadi 12,” ungkapnya.

Foto : Caleg Banjarmasin Timur, Husaini saat di Kantor Bawaslu Kota Banjarmasin, Sabtu (17/2).

“Melihat itu kita melapor ke Ketua DPC Gerindra, menemukan adanya beberapa perubahan di TPS. Maka dari itu kita melapor ke  Bawaslu,” tambahnya.

Ia berharap suara yang memang diperolehnya dari masyarakat jangan sampai dicurangi. “Ini bukan untuk saya saja, tapi untuk semua caleg jangan sampai di pindah kemanapun suaranya,” tekannya.

“Yang jelas hasil dari tim kita di lapangan berbeda dengan yang kita terima. Kita ingin tahu ada apa sebenarnya kenapa bisa terjadi seperti itu,” tegasnya.

“Kalau hanya merubah angka tanpa melapor kita bisa merubah itu. Di rapat pleno kita keberatan bisa langsung dikembalikan bisa, tapi yang kita cari ini kenapa jadi bisa berubah,” sambungnya lagi.

Berdasarkan informasi terbaru,  pihaknya juga sudah menemukan beberapa indikasi serupa di TPS lain di Banjarmasin Timur yakni TPS TPS 2, TPS 3, TPS 25 dan TPS 37.

Sementara itu, Bawaslu Kota Banjarmasin berjanji akan menindak lanjuti adanya laporan dari salah satu peserta pemilu.

“Sudah melaporkan dugaan terkait dengan pemindahan suara, menurut beliau suaranya berkurang dan tidak sesuai dengan C salinan yang diterima dengan di C hasil. Sehingga diduga petugas-petugas melakukan pelanggaran dan penyimpangan,” jelas Komisioner Bawaslu Kota Banjarmasin, M Yasar. “Pasti akan kita tindak lanjuti  dan melakukan kajian-kajian terkait dengan pemenuhan unsur dan lainnya,” tambahnya.

Adapun tenggat waktu proses, Yasar menyebut paling lama 14 hari. “Waktunya itu 7+7 jadi ada 14 hari. Jadi 7 hari proses kalau diperlukan lagi waktu kita akan tambah 7 hari berikutnya,” ucapnya.

“Semoga dengan waktu yang ada semua bisa selesai terkait dengan recap di kecamatan yang sudah saat ini berlangsung. Ketika memang hasil akan keluar apapun nanti hasilnya akan berpengaruh,” tandasnya.

(ALV/ABD)