Khidmat! Ratusan Ribu Jemaah Berkumpul di Haul ke-4 Guru Zuhdi

HAUL GURU ZUHDI - Suasana pelaksanaan haul ke-4 KH Ahmad Zuhdiannor di Kubah Guru Zuhdi, Jalan Belakang Masjid Jami, Banjarmasin, Kamis (7/3) malam.(Foto: Alif)

BANJARMASIN – Ratusan ribu jemaah dari berbagai penjuru berkumpul untuk mengenang sosok ulama kharismatik KH Ahmad Zuhdiannor atau yang lebih dikenal Guru Zuhdi.

Acara haul ke-4 yang diadakan di kawasan makam Guru Zuhdi, Jalan Belakang Mesjid Jami RT 12, Kelurahan Sungai Jingah Banjarmasin Utara, Kamis (7/3) malam itu menjadi momen penuh kekhidmatan bagi umat muslim di Kalsel, bahkan juga Kalteng dan Kaltim.

Bacaan Lainnya

Pantauan di lokasi, para jemaah sudah mulai berdatangan sejak pukul 12.00 Wita. Tak hanya di kompleks makam dan areal Mesjid Jami, mereka juga menyemut hingga ke jalan raya, ruas-ruas gang, bahkan di kolong jembatan Sulawesi.

Jemaah asal Kelayan, Banjarmasin Selatan, Said Ali mengungkapkan, jemaah haul kali kian bertambah banyak jika dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

“Sudah seperti haul Kiai Muhammad Zaini di Sekumpul,” ujarnya.

Said Ali sendiri mengaku selalu datang ke kegiatan ini tiap tahunnya. “Karena kecintaan dengan sosok Guru Zuhdi. Semasa beliau hidup, saya mengaji di rumah beliau,” ungkapnya.

HAUL GURU ZUHDI – Suasana pelaksanaan haul ke-4 KH Ahmad Zuhdiannor di Jalan Depan Masjid Jami, Banjarmasin, Kamis (7/3) malam.(Foto-Alif)

Jemaah lain, Sugiannoor asal Kapuas, Kalteng, bersyukur bisa berhadir dalam kegiatan haul kali ini.

“Tahun kemarin tidak ikut karena ada kesibukan. Tahun ini saya datang untuk mengambil keberkahan,” katanya.

Bukan cuma jemaah, kegiatan haul ini juga mengundang antusiasme warga sekitar dan para relawan.

Tidak sulit bagi para jemaah yang lapar dan haus untuk mencari makan atau minum, karena sangat banyak warga yang dengan sukarela membagi-bagikan nasi bungkus, kue, hingga air mineral.

Begitu juga dengan para relawan. Sejak siang mereka telah berjaga untuk melayani hingga menjadi petunjuk arah bagi para jemaah.

Salah satunya adalah Rudi Setiawan. Bersama dengan 70 rekan relawannya dari BPK Pancar, dia telah membantu mengawal kelancaran prosesi kegiatan haul sejak tengah hari.

“Kami menyiapkan satu ambulans. Serta satu mobil tangki air untuk membantu para jemaah yang hendak berwudhu,” pungkasnya.

(ALIV/ABADI)

Pos terkait