KEPALA Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) Ivan Yustiavandana bersama Kabareskrim Polri Komjen Pol Wahyu Widada Press Release Perkembangan Penanganan Laporan Hasil Analisis (LHA) PPATK dan Pengungkapan Website Judi Online H55 HIWIN.
Kabareskrim Polri Komjen Pol Wahyu Widada mengatakan, Bareskrim Polri telah melakukan pengungkapan website judi online H55 HIWIN dengan modus operandi melakukan praktik judi online dengan menjadikan perusahaan sebagai aggregator (penyedia layanan perantara).
“Pengungkapan ini diawali dengan penelusuran aliran dana deposit dan withdraw dari situs judi online H55 HIWIN melalui merchant aggregator PT Digital Maju Jaya (SENCE) dan PT Cahaya Lentera Harmoni,” ungkap Wahyu.
Pihaknya telah melakukan pembekuan dan penyitaan terhadap dana milik merchant yang tersimpan di dalam 8 penyedia jasa pembayaran dengan total Rp 14.675.739.801.
“Semua ini merupakan hasil kerja sama dan kolaborasi antara Polri dengan PPATK yang tidak hanya memberikan data analisis, tetapi juga membantu tenaga dan pemikiran dalam melakukan penelusuran aliran dana kepada Kepolisian” tegas Wahyu
Selain melakukan penelusuran aliran dana dana, penyidik turut menemukan 6 situs judi online yang masih terafiliasi dengan situs judi online H55 HIWIN, antara lain Bahagia789, LuckyBali, 7276.com, Suka789, JiliaApp dan Lucsvip.net.
Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menjelaskan, pertumbuhan judi online di Indonesia pada tahun 2022 ke 2023 sebesar 213%. Perputaran uang judi online di tahun 2023 mencapai Rp 327 triliun.
“Pada tahun 2024, perputaran uang judi online di Indonesia sebesar Rp 359 triliun atau hanya naik 10%, jauh dari pertumbuhan tahun sebelumnya yaitu sebesar 213%. Ini jauh lebih kecil dari prediksi sebelumnya yang memperkirakan akan tumbuh sebesar Rp 440 triliun,” ungkapnya.(df/fad)
(Andi)





