PARINGIN – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Balangan menghadiri Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi III DPRD Balangan pada Senin (17/11/2025).
Pertemuan yang digelar di Ruang Rapat Komisi III tersebut membahas tahapan awal penyusunan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026, khususnya terkait alokasi dana untuk penanggulangan bencana.
Ketua Komisi III DPRD Balangan, Hafiz Ansari, menyampaikan bahwa pembahasan bersama BPBD menjadi langkah strategis mengingat tingginya potensi bencana hidrometeorologi di Balangan, terutama banjir yang kerap terjadi saat musim penghujan.
“Kami mengundang BPBD untuk memaparkan usulan anggaran mereka di tahun 2026. Prioritas kami adalah memastikan alokasi dana mitigasi dan kesiapsiagaan bencana benar-benar memadai, apalagi kita baru saja melalui musim penghujan yang ekstrem,” ujar Hafiz Ansari.
Ia menambahkan bahwa Komisi III akan menelaah detail anggaran yang berkaitan dengan pengadaan logistik kebencanaan, perawatan sarana dan prasarana, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) serta relawan.
“Kami ingin APBD 2026 bersifat pro-aktif dalam menghadapi ancaman bencana. Ini bukan hanya soal rehabilitasi pascakejadian, tetapi bagaimana anggaran bisa diarahkan untuk pencegahan dan edukasi masyarakat secara lebih intensif,” tegasnya.
Raker ini menjadi langkah awal dalam menyusun kebijakan anggaran yang lebih responsif terhadap risiko bencana di Kabupaten Balangan.
(AD)




