Tradisi Kue Bingka Segi Enam di Desa Hukai

PARINGIN – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kabupaten Balangan kembali dimeriahkan dengan beragam tradisi khas masyarakat.

Salah satu yang paling menarik perhatian publik adalah tradisi pembuatan Kue Bingka Segi Enam di Desa Hukai, yang digelar pada Jumat (31/10/2025).

Bacaan Lainnya

Keunikan tradisi ini turut menyita perhatian Anggota DPRD Balangan, Hanil Tamjid, yang hadir langsung dalam acara tersebut.

Ia menyampaikan kekagumannya terhadap bentuk kue bingka yang dicetak menyerupai segi enam (heksagonal), berbeda dari bentuk bundar yang umum dikenal masyarakat Banjar.

“Kue bingka memang panganan khas Banjar, tetapi di Desa Hukai bentuknya tidak biasa. Kue ini dicetak persis membentuk segi enam, berbeda dari bingka pada umumnya,” ungkap Hanil.

Hanil menilai bahwa tradisi turun-temurun tersebut merupakan warisan budaya bernilai tinggi yang patut terus dilestarikan.

Menurutnya, bentuk segi enam pada kue bingka bukan hanya sekadar estetika, tetapi juga memiliki filosofi yang diwariskan dari para leluhur Desa Hukai.

“Ini unik sekali. Bentuk segi enam ini pasti menyimpan filosofi mendalam. Tradisi seperti ini menunjukkan betapa kayanya budaya kita yang terintegrasi dengan peringatan keagamaan,” tambahnya.

Kehadiran anggota DPRD Balangan dalam acara tersebut sekaligus menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pelestarian budaya lokal dan mengangkat keunikan tradisi masyarakat di Kabupaten Balangan.

(AD)

Pos terkait