Univsm Gelar Pelatihan Gencarkan Edukasi HIV/AIDS

Sosialisasi bahaya HIV/AIDS.(Foto: AD)

PARINGIN – Merespons tren peningkatan kasus HIV/AIDS di Kabupaten Balangan, Universitas Sapta Mandiri menggelar pelatihan intensif bertema pencegahan dan penanggulangan HIV/AIDS.

Pelatihan diselenggarakan di Aula Kampus Univsm, dihadiri tenaga kesehatan, mahasiswa, perwakilan komunitas hingga tokoh masyarakat.

Bacaan Lainnya

Tujuan utama kegiatan adalah meluruskan miskonsepsi dan meningkatkan kesadaran masyarakat Balangan mengenai bahaya dan cara penularan virus mematikan ini.

Graha Eka Satria narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Balangan menjelaskan secara rinci perbedaan mendasar antara HIV dan AIDS yang sering disalahartikan.

“HIV adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh manusia, sedangkan AIDS adalah kumpulan gejala atau sindrom yang ditimbulkan akibat kerusakan parah sistem imun oleh virus HIV. Artinya, orang yang terinfeksi HIV belum tentu langsung menunjukkan gejala AIDS, namun orang yang sudah didiagnosis AIDS sudah pasti terinfeksi HIV,” jelasnya.

Ia juga menjelaskan kekhawatiran terhadap penyebaran HIV/AIDS di Balangan semakin menguat, terlebih dengan adanya laporan peningkatan kasus di daerah, termasuk yang berkaitan dengan peningkatan kasus pada kelompok Gay dan populasi kunci lainnya.

“Seseorang yang baru tertular HIV mungkin belum terdeteksi positif dan tidak menunjukkan gejala awal selama kurang lebih tiga bulan pertama. Bahkan, banyak kasus di mana penderita HIV dapat terlihat sehat tanpa gejala selama rentang 5 hingga 10 tahun. Inilah yang berbahaya, karena selama periode tersebut, virus terus merusak sistem imun dan orang tersebut berpotensi menularkan tanpa disadari,” tegasnya.

Siti Hajar, mahasiswi dari FKIP Universitas Sapta Mandiri peserta yang mengikuti kegiatan menyampaikan bahwa pelatihan ini berhasil mematahkan banyak mitos yang beredar di masyarakat, peserta mengaku mendapatkan pencerahan dan pemahaman yang lebih akurat.

“Selama ini, banyak orang yang menyamaratakan HIV dan AIDS. Sekarang kami paham bahwa HIV adalah virus yang menyerang kekebalan tubuh, dan AIDS adalah gejala yang timbul setelah kekebalan rusak parah. Kami juga tercerahkan tentang yang ternyata orang bisa terlihat sehat selama bertahun-tahun, padahal sudah positif. Ini yang membuat kami harus lebih waspada,” ujarnya.

(AD)

Pos terkait