BANJARMASIN – Aksi tegas Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Selatan kembali menuai apresiasi luas. Salah satunya datang langsung dari Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR, yang memuji langkah cepat dan terukur tim gabungan dalam menggempur peredaran narkoba di Gang Sejiran, Kelurahan Kelayan Luar, Jumat (8/11/2025).
Dalam operasi besar yang dipimpin Kepala BNNP Kalsel Brigjen Pol. Wisnu Andayana, petugas berhasil menemukan 19,17 gram sabu (bruto) yang disembunyikan di kolong rumah dan ventilasi udara. Selain itu, diamankan pula sejumlah alat hisap sabu dan perlengkapan transaksi seperti pipet kaca, bong, serta plastik klip kecil.
Operasi ini melibatkan tim gabungan BNNP, Polri, TNI, dan Satpol PP, yang bergerak setelah apel pengarahan di bawah pimpinan Brigjen Wisnu dan Kabid Pemberantasan dan Intelijen Kombes Pol. Andri Koko Prabowo.
Selain penindakan, BNNP juga melakukan tes urine terhadap 12 warga setempat. Hasilnya, 7 orang negatif, 4 reaktif sabu, dan 1 reaktif carnophen. Terhadap lima warga dengan hasil reaktif, akan dilakukan asesmen dan rencana terapi rehabilitasi.
Langkah humanis juga diterapkan lewat sosialisasi bahaya narkoba dan pemasangan media edukatif di titik-titik rawan. Operasi berlangsung aman tanpa perlawanan masyarakat.
Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR memberikan apresiasi tinggi terhadap keberhasilan operasi tersebut. Ia menegaskan bahwa pemberantasan narkoba bukan hanya tanggung jawab aparat, tapi juga seluruh lapisan masyarakat.
“Saya sangat mengapresiasi langkah BNNP Kalsel dan aparat gabungan. Ini bukti nyata bahwa pemerintah serius membersihkan Banjarmasin dari narkoba. Tapi kami juga butuh dukungan masyarakat. Jangan tutup mata jika melihat peredaran barang haram ini,” tegas Yamin.
Menurutnya, kawasan rawan seperti Gang Sejiran akan terus menjadi fokus pengawasan Pemko bersama aparat penegak hukum. Ia juga menekankan pentingnya pencegahan melalui edukasi dan pembinaan lingkungan.
“Kami ingin Banjarmasin benar-benar bersih. Tidak cukup dengan razia, harus dibarengi edukasi agar generasi muda kita tidak tergoda narkoba,” tambahnya.
BNNP Kalsel memastikan operasi serupa akan terus digencarkan di titik-titik rawan peredaran. Brigjen Pol. Wisnu Andayana menegaskan, pihaknya akan “tidak memberi ruang bagi pengedar dan pemakai di Kalimantan Selatan.”
Dengan kolaborasi kuat antarinstansi, Banjarmasin kian serius menuju status “Kota Bersih Narkoba” (Bersinar) harapan yang kini mulai terlihat nyata.