Wow! Ditengah Pandemi Pemkot Habiskan Hampir Rp 900 Juta Hanya Untuk BSF ke-V

BANJARMASIN – Pemerintah Kota (Pemkot) kembali menggelar even besar bertajuk Banjarmasin Sasirangan Festival (BSF) ke-V selama tiga hari pada tanggal 8 hingga 10 Oktober 2021.

Hajatan tahunan sebagai rangkaian Hari Jadi Kota tersebut, menghabiskan anggaran daerah cukup besar mencapai Rp 900 juta yang disuplai dari tiga instansi, yakni Dinas Pariwisata, Dinas Perdagangan dan Perindustrian serta Dinas Koperasi UKM.

Bacaan Lainnya

“Untuk kegiatan (penutupan) ini saja 250 juta tapi keseluruhan rangakaian 600 juta itu untuk semua,” ucap Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Banjarmasin Ikhsan Al-haq.

Untuk Dinas Perdagangan dan Perindustrian menyumbang kurang dari separonya dan sisanya Dinas Koperasi UKM. “Dinas kami sekitar Rp 110 juta saja,” ujar Kepala Disdagin Ichrom Muftezar.

Dana besar tersebut bisa dibilang fantastis, mengingat dihabiskan saat kondisi pandemi Covid-19. Dimana perekonomian sedang mengalami keterpurukan akibat dampak wabah penyakit.

Ironisnya lagi, anggaran yang dihabiskan oleh Pemkot tersebut tak sebanding dengan hasil transaksi perdagangan karna hanya mendapat Rp 125 juta saja selama tiga hari penjualan di Atrium Duta Mall.

Menurut Wali Kota Banjarmasin Ibnu Sina, kendati mengalami penurunan nilai transaksi penjualan dibandingkan tahun sebelumnya, tetapi agenda tahunan jnj merupakan komitmen Pemkot untuk mengangkat Sasirangan agar naik kelas.

“Walau ada penurunan biasanya 350 juta Tetapi tetap ada transaksi itu yang paling penting dan ini adalah komitmen kita agar pengrajin pelaku UKM punya kesempatan di promosikan dan dipertemukan dengan buyer desainer supaya naik kelas,” pungkas Ibnu usai menutup gelaran BSF ke-V di halaman Mercure Hotel Banjarmasin pada Minggu (10/10) malam.

Selain menghidupkan geliat ekonomi para pengrajin dan pelaku usaha Sasirangan karna sudah lama tidak ada event. Banjarmasin Sasirangan Festival juga wadah untuk menjaga kelestarian kain peninggalan Kerajaan Banjar.

“Kain Sasirangan kita jaga marwah dan kebanggaan kita jangan sampai di klaim oleh orang lain,” tutup Orang nomor satu di Banjarmasin.

(ADI)

Pos terkait